Selasa, 05 Mei 2015

Virus Liberalisme

Puji yang hakiki  hanya milik alloh yang maha memiliki, sang mudabbir alam pemilik kesempurnaan, Pengasih kepada seluruh ciptaan, penyayang kepada setiap hambaNya yang bertaqwa dan beriman.. 
Sholawat dan salam  kita haturkan kepada pembawa cahaya islam, penerang zaman,  rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam...


Hadirin ikhwatul iman rohimakumulloh...
Islam adalah satu satunya agama yang diridhoi alloh. Dan itu kita tau dari firmanNya dalam surat ali imron ayat 18, “innaddiina ‘indallohil islaam” , Satu satunya kebenaran mutlak yang datang dari  al haq.
Sungguh aneh ketika ada seorang yang (katanya) faqih atau bahkan telah mengenyam pendidikan islam, Berbicara bahwa manusia tidak bisa mengetahui kebenaran dengan pasti, dan kebenaran hanya alloh yang mengetahuinya. Opini seperti ini adalah salah satu  proyeksi dari faham sesat yang para ahli ilmu menamakannya relativisme.
 
Bukankah alquran itu kalamulloh? Perkataan alloh? Dan jika alloh mengabarkan dalam alquran bahwa satu satunya agama yang alloh ridhoi hanyalah islam, atas dasar apa mereka memiliki argumen seperti itu?
Maka ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang  berpikir ngelantur seperti itu, pertama, dia tidak beriman (meyakini) bahwa alquran adalah kalamulloh, dalam pikirnya alquran hanya produk budaya dan berbagai pemikiran diabolisme lainnya. Kedua, dia terkena syubhat oleh para cendekiawan orientalis, terkesan dengan world viewnya mereka, tersihir oleh tutur bahasa intelek yang mengedepankan rasionalitas.  Ketiga, dia terpaksa berkoar koar ria dengan statmentnya yang  ‘gila’ karena keimanannya telah ditukar dengan kesenangan dunia yang fana.
 
Semua fenomena tersebut telah terlukis di kanvas nyata, bukan hanya sekedar bualan belaka. Faktanya masih ada (bahkan banyak) mahasiswa yang notabene berpendidikan islam dan sedang dalam studi pendidikan jurusan keagamaan (khususnya yang berkaitan dengan teologi isam) yang mempunyai pandangan seperti itu. 

Pemikiran sesat ini tidak akan muncul ke permukaan tanpa ada pengusung dan pejuang setianya, yaitu para cendekiawan (dosen) yang telah menjadi kader abu murroh. Virus ini telah menyebar di beberapa perguruan tinggi islam di indonesia.  

Dr. Adian Husaini dalam bukunya yang berjudul Virus Liberalisme di Perguruan Tinggi Islam mengatakan bahwa problem utama umat islam saat ini adalah bukan terletak dalam masalah  politik ataupun ekonomi, akan tetapi problem umat islam yang paling utama adalah kerancuan ilmu dan pendidikan yang berdiri di atas sistem sekularisme. Inilah yang menjadi akar dari berbagai permasalahan dalam seluruh aspek kehidupan.



1 komentar: