Jumat, 07 Agustus 2015

Kedudukan perempuan dalam Islam




Islam sangat menghormati kaum perempuan. Hal tersebut terbukti dengan adanya syari’at yang bertujuan untuk menjaga dan melindungi kehormatan perempuan seperti perintah memakai hijab dan membatasi pergaulan mereka dengan lawan jenis.
Bahkan dalam sebuah hadits ketika Rosululloh ditanya oleh seseorang tentang siapa yang pertama kali dihormati beliau menjawab “ibumu, ibumu, ibumu, kemudian bapakmu”. Dalam hadits tersebut secara tersirat dapat difahami bahwa seorang ibu (perempuan) memiliki porsi lebih untuk dihormati ketimbang seorang ayah (laki-laki).
Pernahkah kita membayangkan betapa besarnya perjuangan seorang ibu ketika melahirkan buah hatinya? Sungguh di balik karakter perempuan yang identik dengan kelemahan ternyata mereka  mampu mengemban peran yang sangat berat. Itulah salah satu tanda kebesaran Alloh yang terdapat pada kaum perempuan.
Melahirkan bukan perkara mudah. Seorang ibu harus berjuang sekuat tenaga menahan rasa sakit, mengerahkan seluruh daya hanya untuk membuat bayi yang dikandungnya bisa merasakan keindahan dunia bersamanya. Bahkan sebelum itu seorang ibu harus rela menahan beban di perutnya selama kurang lebih 9 bulan, susah tidur susah berdiri sulit beraktifitas dan segala macam ketidak-enakan lainnya yang mereka rasakan selama masa kandungan.
Para ulama mengatakan bahwa perjuangan seorang ibu ketika melahirkan dicatat sebagai jihad fii sabilillah. Bagaimana tidak, mereka merupakan perantara Alloh ketika menciptakan manusia.
Hai sekalian manusia sembahlah Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian supaya kalian (termasuk ke dalam golongan orang-orang yang) bertqawa.”
Ayat di atas merupakan salah satu ayat yang di dalamnya terdapat sebuah makna bahwa yang menciptakan manusia adalah Alloh subhanahuwata’ala. Namun apabila kita merenungi dan mengkaji lebih dalam, satu-satunya makhluk yang Alloh ciptakan langsung tanpa melalui perantara adalah Nabi Adam ‘alaihissalam. Sedangkan seluruh manusia kecuali Nabi Adam semuanya diciptakan (dilahirkan) melalui perantara. Dan sosok yang Alloh pilih sebagai perantara penciptaan manusia adalah seorang perempuan (ibu) yang identik dengan makhluk yang penuh dengan rasa kasih sayang. Itulah alasan mengapa Alloh menganugerahkan sebuah organ yang bernama ‘rahim’ kepada setiap perempuan, karena kata ‘rahim’ diambil dari salah satu sifat Alloh Ar-Rahiim yang berarti Maha Penyayang.
Demikian sedikit pembahasan mengenai beberapa sifat dan kedudukan perempuan dalam Islam. Bagi kaum laki-laki, hormatilah dan muliakanlah mereka terutama kepada ibu yang telah melahirkan kalian. Tundukan pandangan kalian dan jagalah kehormatan mereka, jangan sampai kalian menorehkan luka dalam hatinya karena secara kodrati mereka lemah dan hati mereka rapuh.
Wallohu a’lam.

Minggu, 07 Juni 2015

Tumpahan Isi Hati

Ah, rasanya kering air mata ini, ku tak pantas lagi buang dia tuk sesuatu yang sementara...
Meski perjalanan ini renggut masa "syab"-ku, aku yakin bahwa cahaya itu telah menunggu hadirku, ku kan tetap berdiri dan biarkan lantunan kalam ilahi berlari dari pita suaraku,,
sampai tiba saat itu...
Saat dimana mereka tangisi kepergianku menuju "ruang tunggu yang nyaman" yang mesti ku raih..

Disaat sahabat riang dengan dunianya, ceria dengan pakaian semunya, aku masih berkutat dengan bongkahan2 kalimat tak berambut, dalam sangkar yg sederhana namun istimewa dengan kekurangannya... Mewah dengan keterbatasannya...
Semua ini tak kan berakhir sebelum ku install seluruh kalam ilahi ini dalam hatiku..

Al-hafsh

Rabu, 03 Juni 2015

...

Merakit, .
Memprogram..
Beraplikasi tanpa kursor & keyboard..
Membiarkan sebongkah aplikasi dirusak virus. . .
Aaakhhh..
Apa ini? System eror?
Mengapa file ini tak bisa dihapus?
Shortcut berkapasitas ribuan giga. .
Apakah harus ku upgrade anti virus lagi?
Please. . .
Pergilah dari komputerku, menjauhlah dari system operasiku, enyahlah dari monitor kehidupanku..
Ku tak sanggup menahan kursor ini tuk terus membuka folder usang itu. . .
Adakah microsoft baru?
Pinjamkanku browser tuk mencarinya...
Aakhhh. . .
Apa ini? Not connected... Try again later... Batery low...
Tunggu!!! Belum selesai,, masih ada aplikasi yang aktif. . .
Aplikasi: some ITF
"file saved forever"
batery empty...
Tuuut...

Cerita putih biru


Senandung cerita masa lalu
hanya goresan kapur yang saksikan drama ini..
Jam itu, kami sandarkan punggung di kayu penyangga usang berdebu..
Menghadap utara namun terhalang oleh barat,..
Yaa, pelita hidup, kusebut dia..
Tanpa sadar dia telah menaruh buah merah muda di ubun2 kepalaku,..
Panas,, tubuhku gemetar tak teratur, ,
aku rasa aku aneh, aku menggigil di bawah terik surya, bahkan mandi peluh di bawah linangan air hujan..
Apa ini? Aku tak yakin,, tapi orang bilang itu VMJ..
Entahlah...


#latepostputihbiru

Masih adakah tinta emas itu?


Setengah hati berjuang dalam kepastian mutlak, terjatuh, terluka beberapa kali di tubuh yang sama, seakan hidup ini sampai awan tak pernah muncul di teras langit biru. . .
Melupakan tujuan haqiqi dalam suasana genting, abaikan makhluq tak berdosa yang haus cahaya hidayah. . .
Berjuang bersembunyi di balik baju perang setipis kertas. . .

#inikah dirimu yang sebenarnya?

Tidak!!!!

Keringatku terlalu suci tuk disimpan, kau punya dua pusaka, itu yang harus kau genggam selama ruh masih setia temani raga..

Berseminya


Butir bulan, 3 dan 6 helai tahun,,
bersatu dalam ruang sempit kesempatan,,
kembali menjiwa dalam satu tarikan nafas,,
merajut ulang benang persahabatan,,

seakan buah kembali menjadi bunga,,
hingar bingar tawa hiasi nostalgia,,
tinggalkan luka rindu remaja,,
tentang manisnya sahabat cinta..

tak berjudul

Terpaku di depan ribuan mata, melayang tapi menapak bumi, mencari ketiadaan, mewujudkan hayalan. . .
Malam tak izinkanku tuk melihat siang, padahal ku ingin buktikan, matahari itu indah di malam hari. . .
Ya,,, matahari,,,
bintang2 pun merengek, ingin tampakan anggunnya di samping matahari di siang hari, bersenandung bersama, terangi bumi yang lapuk,,,
kulihat gerhana cincin di malam itu, di malam kehidupan, seberkas cahaya kudapat. . .
Sejuknya. . .
Inikah cahya harapan masa dpan??

Senin, 01 Juni 2015

Katineung


Sariak layung narembongan
eyeub ku rasa hariwang
nyorang endahna panutup beurang
emut ka anjeun
Nu ngangkleung na panineungan

inggis ku bisi sieun ku sugan
nempo ka masa endah katukang
lana anjeun teu patepang deui
Geura sumping geura nyampeuran

sono teu weleh ngadodoho
ieu hate teu bisa dibangbalerkeun

najan lana kuring nunggu
najan jauh tetep mibanda

Sabtu, 30 Mei 2015

Entah untuk Siapa dan Dimana


aku mengenalmu lewat jiwa..
bukan lewat mata..
aku menjadikanmu kekasih lewat hati..

ku tak tahu..
seperti apa aku dalam pandanganmu..
selayak apa aku  dalam kehidupanmu..

tapi yang aku tahu..
meski dengan keterbatasanku..
berbalut kekuranganku..
aku menulis namamu di hatiku..
sejak awal kita bertemu..

dan tak akan pernah terganti..

apalagi terhapus...

oboz_iment15

Rabu, 20 Mei 2015

Prolog



Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh

Ahlan wasahlan wilujeng sumping dina blog basajan ieu. Tepangkeun wasta simkuring Hilmanuddin pituin urang sunda asli Singaparna Tasikmalaya. Alhamdulillah dina danget ieu simkuring tiasa ngebrehkeun sakeprul sabeunyeureun sasieureun uraian nu patali jeung masalah kaagamaan. Sok sanaos simkuring tacan ngalaut elmuna saking seueurna eta elmu tacan kauyup ku simkuring sadayana. Mung dumasar kana hadits Rosululloh: “ballighuu ‘annii walau aayah”, simkuring ngagaduhan niatan oge tekad kanggo ngamalkeun eta hadits, supados teu kalebet jalmi anu ngecul kajeunkeun kana amanah ti Rosululloh. Oge dumasar kana hadits Rosululloh “al-qur’anu  hujjatun laka au ‘alaika”, simkuring ngaraos kagungan amanah tina elmu pamasihan ti Alloh supados ditepikeun sareng ditepakeun ka papada manusa sangkan teu janten mamala eta elmu di akherat jaga.

Kumargi kitu ka sadaya baraya anu parantos nganjang dina blog simkuring mangga dileueut sadaya artikelna, pamugi janten pepeling diri paniis ati sangkan tiasa ningkatkeun kaimanan oge kataqwaan kanu maha kawasa.

Hatur nuhun sateuacana oge neda dihapunten bilih aya kecap nu teu merenah kana manah atanapi nyeredet kana hate mugia dihapunten kalayan luntur manah ridho galih estuning clik putih clak herang caang bulan opat welas jalan gede sasapuan teu geuneuk teu maleukmeuk balungbang timur narawangan.

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh.

“Karena Dirimu Begitu Berharga”

Jika berkaca pada realita, maka akan didapati sebagian wanita muslimah tidak begitu memperhatikan bahkan tidak peduli terhadap batasan-batasan syar’i dalam berpakaian maupun bergaul dengan lawan jenisnya. Mereka tidak menyadari bahwa begitu berharganya kehormatan dan kesucian diri mereka, sehingga dalam seluruh aktivitasnya tidak menunjukkan kepedulian terhadap hal penting itu. Fenomena ini merupakan tanda lemahnya iman dalam kalbu mereka. Jika hal ini terus-menerus dibiarkan, maka peluang kemaksiatan -zina- akan semakin terbuka lebar dan setan pun akan semakin gencar dalam menjerumuskan mereka ke dalam lembah dosa.
So, wahai muslimah! Genggam erat kehormatanmu dan jaga ketat kesucianmu dengan:

Sabtu, 16 Mei 2015

Ber-Islam = Ber-Akhlak



Saudaraku…….
Islam membawa misi dakwah yang menjunjung akhlak mulia dan berbudi akhlak yang luhur. Sisi moral benar-benar berada di garda terdepan dalam agama Islam. Oleh karena itu, akhlak menduduki derajat yang tinggi di dalam satu-satunya agama yang diridhai Alloh ini. Beberapa point yang menunjukan betapa pentingnya kedudukan akhlak:
1. Akhlak adalah bagian terpenting agama Islam. Seorang ulama mengatakan, akhlak adalah agama Islam itu sendiri. Mukmin yang memegang teguh prinsip-prinsip agamanya akan mencerminkan akhlak mulia sebagai bukti kesungguhannya menjalankan syari’at Islam.

Kamis, 14 Mei 2015

Saatnya Kembali kepada Alloh


Bertafakur terhadap realita yang ada akan menuntun seseorang menuju lautan kesadaran yang dipenuhi dengan hikmah. Semua ritme dan siklus kehidupan tak akan pernah berjalan dan berputar tanpa didasari oleh takdir Alloh yang sarat akan hikmah. Begitu pun satu hal fenomenal yang sedang melanda bumi pertiwi ini, yaitu bencana yang tak kunjung berhenti. Firman Alloh:

“Dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kedzoliman.”(QS. al-Qoshosh :59)

Selasa, 12 Mei 2015

Larangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain



Hadirin yang sama-sama mengharap ridha Allah ta’ala,
Secara umum kita mengetahui jenis-jenis kemaksiatan yang berpotensi memperkeruh hati seorang mukmin dan memudarkan keimanan, baik yang dzahir maupun bathin, salah satunya adalah tajassus atau mencari-cari kesalahan orang lain.
Sifat ini tidak akan timbul tanpa ada pemicunya terlebih dahulu yaitu su’udzdon atau berburuk sangka terhadap seseorang. Sehingga bisa dikatakan kedua sifat ini saling berkaitan satu sama lain. Allah ta’ala melarang kedua perbuatan ini bersarang di hati hamba-Nya dalam firman-Nya surat al-Hujurat ayat 12:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain[Al-Hujurat : 12]

Membaca Kasih Sayang Alloh

Wahai saudaraku….

Pernahkah kita mengingat begitu besarnya kasih saying seorang ibu kepada kita sebagai anaknya? Ketahuilah, kasih saying Alloh lebih besar daripada kasih saying ibu kepada anaknya. Sifat kasih saying atau al-rohmah dengan maknanya yang luas dan pengaruh positifnya yang mutlak, merupakan sifat Alloh yang maha berkah asma’nya. Rohmah Alloh mencakup semua yang ada di alam semesta. Firman Alloh:

… dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami".(QS. al-A’rof: 156)

Rabu, 06 Mei 2015

Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar

Amar ma’ruf nahi mungkar merupakan salah satu ciri dari orang-orang yang mendapatkan kasih sayang Allahta’ala secara terus menerus baik di dunia maupun di akhirat. Allah ta’ala berfirman dalam surat al-Taubah ayat 71:
وَٱلْمُؤْمِنُونَوَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُبَعْضٍۢ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَوَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ
“Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain, mereka menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, melaksanakan shalat, menunaikan zakat, dan taat kepada Allah  dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah. Sungguh Allah Maha Perkasa lag Maha Bijaksana.”

Selasa, 05 Mei 2015

Amar Ma'ruf Nahi Munkar


كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ (ال عمران : 110)
“Kamu adalah umat yang terbaik yang ditampilkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh berbuat yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.“ (Q.S. Ali Imron : 110)

Virus Liberalisme

Puji yang hakiki  hanya milik alloh yang maha memiliki, sang mudabbir alam pemilik kesempurnaan, Pengasih kepada seluruh ciptaan, penyayang kepada setiap hambaNya yang bertaqwa dan beriman.. 
Sholawat dan salam  kita haturkan kepada pembawa cahaya islam, penerang zaman,  rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam...